Tampilkan postingan dengan label ldii bukan sesat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ldii bukan sesat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Desember 2017

Pengertian Haji, Umrah Serta Tata Cara amalannya

Ibadah haji adalah rangkaian amalan yang terdiri dari Umrah (tawaf di baitullah dan sa'i Shofa Marwa), dan Haji (Wukuf di padang arafah pada 9 Dhil Hijjah, melempar Jumrah Aqobah di Mina pada 10 Dhul Hijjah dan Tawaf Ifadoh). Seorang Muslim yang berhaji juga wajib mengerjakan umrah. Haji Tamatu' adalah haji yang  umrahnya dilaksanakan pada bulan haji (Tanggal 1 syawah sampai menjelang pelaksanaan haji 9-10 dhulhijjah) namun umrahnya dipisah dengan haji. Setelah selesai umrah, cukur gundul/ menggunting rambutkepala, dan lukar. selain itu semua larangan ihram sudah halal termasuk boleh menjima' istri.

Sambil menunggu pelaksanaan ihram haji pada bulan haji tahun itu juga, jamaah boleh beraktifitas bebas, bersenang-senang, seperti; Memakai minyak wangi atau berhubungan badan suami istri. Tamatu' berarti "bersenang-senang". Miqat ihram haji tamatu' mengikuti miqat ahli mekkah yaitu dari pondokkan masing-masing.

Haji Tamatu' adalah kategori ibadah haji yang banyak dilakukan ileh jamaah indoesia. Jamaah yang melaksanakan haji tamatu' dikenakan dam berupa seekor kambing, atau seekor sapi atau seekor unta atau sejenisnya. Apabila tidak bsa mewujudkan hadiah / dam maka bisa diganti dengan puasa 10 hari, 3 hari dikerjakan dalam haji dan 7 hari setelah pulang ketanah air.

Pekerjaan di Muzdalifah:

pengertian umrah dan haji

 

  1. Sholat Maghrib dan Isya qoshor jama' ta'khir.
  2. Mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah di mina besok harinya.
  3. Bermalam / mabit
  4. Sholat subuh lalu berhenti sebentar untuk berdoa sampai agak terang
  5. Pagi hari sebelum matahari terbit meninggalkan Muzdalifah berangkat menuju mina dengan terus-menerus.

Amalan di Mina:

pengertian haji dan umrah

1. Pada waktu dhuha melempar jumrah aqobah tanggal 10 dhulhijjah.

Tata cara melempar jumroh sebagai berikut:

  • Arah Baitullah disebelah kiri dan Mina (tempat Mabit) disebelah kanan
  • Melempar tugu jamarat sampai kena sebanyak 7 kali, Lemparan yang meleset / tidak kena tidak dihitung
  • Membaca takbir pada saat akan melempar atau bersamaan dengan kerikil yang dilemparkan atau sesudah batu mengenai tugu jamarat 
2. Menyembelih Hadiah (onta). Menyembelih onta wajib bagi jamaah yang melaksanakn haji Qiran.
3. Cukur Gundul / Menggunting rambut kepala
4. Lukar dan semua larangan ihram sudah halal kecuali menjima' istri
5. Mengerjakan Tawaf Ifadah di Baitullah dilanjutkan dengan sai Safa Marwah
6. Pada malam tanggal 11,12,dan 13 dhulhijjah bermalam / mabit di mina dan siang harinya mulai matahari condong kebarat sampai sebelum terbenam, melempar jumroh Ula-Wushto-Aqobah. Bagi jamaah yang nafar awal amalan mabit di Mina dan melempar 3 Jumrah cukup sampai tanggal 12 Dhulhijjah. Sebelum matahari terbenam harus sudah meninggalkan Mina.
7. Menjelang pulang mengerjakan tawaf Wada' (tawaf perpisahan)

Amalan Ini adalah puncak dari sempurna nya amalan kita, dengan bertemu kerumah Allah dan mendekatkan diri ke sang Penguasa akan membuat kita sadar bahwa hidup didunia ini hanya sementara, sedangkan kehidupan yang menant kita itulah kehidupan yang kekal dan abadi.



Jumat, 15 Desember 2017

Pengertian dan Macam-macam Shodaqoh | Amalan LDII

pengertian dan macam sodaqoh


Secara umum shodaqoh memiliki pengertian menginfakkan harta dijalan Allah SWT. Baik ditujukan kepada fakir miskin, kerabat, keluarga . maupun untuk kepentingan jihad Fisabilillah. Maka memberikan harta untuk hal tertentu dijalan Allah SWT sebagaimana yang terdapat dalam banya ayat-ayat Al-Quran. Diantaranya adalah Al-Baqaroh (2) : 264 dan At-Taubah (9): 60.
Kedua ayat diatas menggambarakan bahwa shodaqoh memiliki makna mendermakan uang dijalan Allah SWT bahkan pada ayat yang kedua, shodaqoh secara Khusus adalah bermakna zakat. Bahkan banyak sekali ayat maupun hadist yang berbicara tentang zakat, namun diungkapkan dengan istilah Shodaqoh. Secara Bahasa, shodaqoh berasal dari kata shidiq yang berarti benar. Dan menurut Al-Qadhi Abu Bakar bin Arabi, benar disini adalah benar dalam hubungan dengan sejalannya perbuatan dan ucapan serta keyakinan. Antara zakat, infaq, shodaqoh memiliki pengertian dalam kitab-kitab fikih.

Infaq memiliki arti yang lebih luas dari zakat, yaitu mengeluarkan atau menginfakan uang. Infak ada yang wajib, sunnah dan mubah. Infak wajib antarnya adalah zakat, kafaroh, infak untuk keluarga dan sebagainya. Infak sunnah adalah infak yang sangat dianjurkan untuk melaksanakannya namun tidak menjadi kewajiban, seperti infak untuk dakwah, pembangunan masjid dan sebagainya.

Rosulullah mengisyaratkan banyaknya orang yang menumpuk harta didunia namun miskin di akhirat. Kecuali sedikit orang yang senang shodaqoh dengan hartanya, sebagaimana tertulis dalam hadist shohih Muslim No.33 (94) Kitabu Zakat. Dalam Islam Ada beberapa macam Shodaqoh yang harus ditetapi oleh setiap Muslim sesuai dengan kemampuannya masing-masing. diantaranya antara lain:

1. ZAKAT

Kewajiban zakat berasarkan firman Allah dalam Kita suci Al-Quran surah Al-Baqaroh ayat 43, yang artinya : "Tegaklah sholat dan bayarlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk" . Zakat merupakan salah satu bentuk ibadah madhoh dalam Islam, yang tata cara, syarat dan ketentuannya telah ditetapkan oleh Alloh dan Rosul dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Diantarnya syarat dan ketentuan ibadah zakat adalah:

1.1 Jenis Harta
Jenis harta yang ditetapkan wajib dibayar zakatnya adalah:
  1. Emas dan perak
  2. Ternak Onta, sapi, dan kambing
  3. Hasil Bumi
  4. Omset perdagangan
Selain keempat jenis harta atau sumber harta, seperti ternak kuda, ternak ayam, gaji pegawai/buruh, free, jasa, sewa menyewa, hasil makelaran dan lain sebagainya tidak dikenakan zakat.

1.2 Nisob, masa perputaran, nilai nominal dan amil


Dalam shodaqoh zakat berlaku nisob, yaitu batasan minimun jumlah nominal harta yang dimiliki. Zakat juga dibayarkan setelah harta berputar atau mengedap selama satu tahun dan besarnya nilai harta yang harus disetor juga telah ditetapkan nilainya. Zakat disetor kepada panitia zakat yang disebut amil.

1.3 Penerima Zakat

Ada 8 golongan penerima zakat yang telah ditetapkan oleh Alloh ta'ala dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 60. Penerima zakat tidak boleh menyimpang dari 8 golongan ini.
  1. Fakir, adalah orang yang penghasilannya hanya cukup untuk dimakan sekeluarga sehari-hari namun tidak bisa memenuhi kebutuhan lainnya.
  2. Miskin, adalah orang yang penghasilannya tidak cukup untuk makan sehari-hari atau bahkan tidak memiliki penghasilan.
  3. Amil, adalah orang-orang yang bertugas menghimpun zakat dan membagikannya. Di LDII amil zakat dibentuk setiap menjelang Idhul Fitri sisetiap kelompok pengajian PAC LDII yang ada disetiap desa.
  4. Mualaf, adalah orang yang baru masuk Islam. namun kondisi ekonomi yang cukup biasanya seorang mualaf menolak menerima zakat.
  5. Budak, adalah orang yang mengabdi pada seseorang dan biasanya tidak mendapat imbalan kecuali hanya kebutuhan pokok yaitu makan dan pakaian. Budak hanya ada di negara-negara yang pernah menerapkan sistem perbudakan. Perbudakan didunia modern saat ini dianggap pelanggaran hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Bentuk perbudakan era sekaang anatara lain human traficking (perdagangan manusia), bonded lanor (kerja kontrak), foced labor (Kerja Paksa), dan masih banyak lainnya.
  6. Ghorim, adalah orang yang keberatan / tidak mampu membayar hutangnya. Hutang yang dimaksud adalah hutang karena untuk memenuhi kebutuhan urgen seperti makan dan pengobatan, bukan hutang barang konsumtif.
  7. Fii Sablilillah, adalah lembaga-lembaga yang bertanggungjawab atas urusan agama dan digunakan untuk kelancaran peribadahan umat.
  8. Ibnu Sabil, adalah Musafir yang kehabisan bekal atau orang yang berpergian dan atau sedang dalam perjalanan dan tidak punya uang saku atau bekal.

2. INFAQ

Infaq Fii Sabilillah adalah salah satu bentuk shodaqoh spesifik dalam Islam. infaq dikenakan pada jenis harta atau penghasilan yang tidak wajib zakat, seperti gaji pegawai / buruh, free, jasa, dan perniagaan yang nilainya dibawah Nisob. Berbeda dengan zakat yang terbatas pada jenis harta tertentu dan dibayarka setahun sekai setelah harta tersebut mencapai nisob, infaq wajib dibayarkan setiap orang islam ke Sabilillah sebagian dari penghasilan / rizki yang diperolehnya setiap saat, dari manapun sumbernya dan berapapun besarnya penghasilan itu.

3. PEMBELAAN

Diluar zakat dan infak setiap invidu Muslim wajib membela agama Alloh (Sabilillah) dengan harta dan tenaga. Jenis pemakaian dan besarnya shodakoh pembelaan juga tidak terbatas, tergantung kebutuhan dan kondisi. pembelaan sabilillah bisa bersifat pribadi maupun jamaah. termasuk dalam shodaqoh pembelaan ini antara lain : Membeli perlengkapan ibadah seperti; kitab, pakaian, kendaraan, membangun masjid, madrasah dan sarana ibadah lainnya.

4. DENDA / DAM/ KAFAROH

Denda / dam/ kafaroh merupakan jenis shodaqoh yang dibayarkan ketika seorang Muslim melakukan pelanggaran syariat. Bberapa contoh shodaqoh jeis Ini antara lain:
  • Menjima' Istri saat Puasa Romadhan, Seorang Muslim yang menjima' istrinya saat berpuasa ramadhan tidak hanya bata puasanya namun juga wajib membayar kafaroh memerekakan seorang udak atau berpuasa 2 bulan berturut-turut atau memberi makan kepada orang miskin sebanya 60 orang.
  • Dam / Denda mencukur rambut sebelum tahalul / lukar saat haji atau umroh.

5. SHODAQOH PEMBERIAN

Didalam harta kita terdapat haknya orang lain yang minta maupun tidak minta. Termasuk dalam shodaqoh macam ini adalah memberi kerabat, famili, dan tetangga secara sukarela dan sesuai dengan kebutuhan. Amalan Shodaqoh merupakan amalan yang paling mudah dilakukan, tidak peduli berapa banyak jumlah yang kita keluarkan yang terpenting keikhlasan dalam hati.







Pahala Mengalir Sampai Akhir Zaman Karena Amalan Ini.!

Ada 3 amalan yang apabila seorang itu meninggal maka pahala atas amalannya itu tidak akan terputus (berlanjut sampai kiamat). Allah telah menjanjikan bagi mereka yang senantiasa beriman dan bertaqwa kepadanya sebagai jaminan untuk mencium bau surga dan juga memberkan dosa dan api neraka kepada mereka yang mengkufuri perintahnya. Segala amalan kita didunia akan terputus apabila kita kembali menghadap Allah. Namun terdapat 3 amalan sahaja yang masih diterima Allah sampai kiamat sebagai pahala kita di akhirat nanti meskipun kita sudah meninggal, amalan-amalan tersebut antara lain:

3 amalan jariah

Amal Jariyah


Amal Jariyah menurut bahasa ialah perbuatan yang baik. menurut istilah ulama syara' amal jariyah juga disebut sebagai wakaf yaitu menahan sesuatu yang boleh dimanfaatkan bagi tujuan kemaslahatan serta kekal zatnya segai Taqarub Ilallah (Pendekatan diri terhadap Allah), Hukum melakukannya adalah sunnah. Amal jariyah merupakan amalan yang terpuji disisi Allah anatarnya ialah membangun masjid atau sekolah, mewakafkan kitab-kitab bermanfaat kepada masjid dan lain-lain lagi.

Berikut disenarakan antara fadhilat-fadhilat amal jariyyah bebrbentuk sedeka

  1. Bersedekah merupakan jalan kepada pintu-pintu kebaikan dan menutup pintu-pintu kejahatan.
  2. Ikhlasnya bersedekah dapat meringankan kesusahan seseorang.
  3. Harta orang yang bersedekah tidak akan berkurangan malah akan bertambah.
  4. Dengan bersedekah, kita akan terhindar dari bala dan umur juga diberkati serta menjadi panjang.
  5. Merahasiakan sedekah memadam kemurkaan Allah manakala sedekah secara terang-terangan pendinding api neraka. 
Oleh karena itu, kita diserukan agar melakukan amal jariayah dengan penuh keihklasan karena lainya bukan sahaja memberikan maslahat kepada masyarakatnya. Bahkan pahalanya akan senantiasa mengalir walaupun kita telah meninggal. Maka tidak dirugilah harta yang telah disediakan pada jalan Allah sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Baqaroh, ayat 262, yang bermaksud:

"Orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan tidak menyakiti persaan si penerima, mereka memperoleh pahala disisi tuhan mereka. Tidak ada kekhuatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati".

ILMU YANG BERMANFAAT


Rosulullah SAW bersabda yang artinya " barang siapa yang melalui jalan kearah menuntut ilmu maka Allah mudahkan untuknya jalan ke surga" [HR.Muslim]

Menuntut ilmu amat digalakkan tidak kiralah ilmu pengetahuan itu berbentuk keagamaan maupun saintifik atau ekonomi,. Apa jua ilmu bermafaat yang telah kita pelajari sewajarnya kita aplikasikan dalam kehidupan seharian. Dan amat beruntung lagi jika ilmu sedemikian disebarkan dan diajarkan dengan meluasnya kepada orang  banyak.

Sesungguhnya mereka yang berilmu dan menyembunyikan adalah termasuk daripada orang-orang  yang rugi. hidup mereka cuma setakat mendapat kepuasan diri sendiri dan pahalanya hanya setakat didunia sahaja. Begitu juga mereka yang luas ilmunya akan tetapi kurang mempunyai adab dalam menuntut ilmu seperti melawan guru, bermegah-megah dan merasakan ilmu yang diperolehnya sudah cukup hebat, ilmu yang mereka peroleh hanyalah sia-sia dan tidak mendapat berkat dari Allah, demikian itu, tuntutlah ilmu dengan penuh adab dan rasa rendah diri karena sesungguhnya ilmu itu adalah milik Allah.

Berlainan dengan mereka yang ikhlas memberikan ilmu yang bermanfaat sebagai contoh pensyarah dan gurur. Tidak terbatashanya mengharapkan imbalan gaji yang diterma. generasi ilmuan seperti ini perlulah mempunyai hati yang ikhlas demi mengharap ridho dan berkat dari Allah dalam menjalani kehidupan. Dan ingatlah Allah maha mengetahui apa jua yang kita sembunyikan. Disebabkan nilai keikhlasan amalan seseorang dalam menegerajakan ilmu mereka inila, Allah mengangkat derajat para ilmuan dikalangan para sahabat dan ulama dan menjajikan pahala yang besar kepada kita baik semasa kita hidup ataupun telah meninggal dunia.

DO'A ANAK YANG SHOLEH


Orangtua mempunyai amana yang besar dalam mendidik anak-anak mereka, jika baik tarbiyahnya maka sholehlah anak tersebut namun jika sebaliknya, akan mendatangkan kerugian pada diri mereka sendiri. Di riwayatkan oleh Imam al Bukhori, dari Abu Hurairah, Rosulullah SAW bersabda yang artinya :" setiap anak dilahirkan atas fitrah, maka kedua ibu bapaknya lah yang meyahudikannya a tau menasranikannya tau memajusikannya"

Anak merupakan amanah Allah yang amat bernilai bagi kita, bagi mencorak dan melahirkan generasi yang akan melanjutkan dunia yang penuh pancaroba. Didikan agama yang benar sangat dititik beratkan. Insyaalloh anak yang sholeh, baik budi pekerti dan agamanya bukan hanya menjadi harapan bangsa dan masyarakat Islam Malah itu untuk kepentinganannya kembali kepada orang tuanya itu sendiri, Dengan ini, mereka tidak akan rugi mempunyai anaka yang sholeh dan sholehah karena merekalah yang akan mengirmkan doanya disetiap  harinya untuk orangtuanya

Kamis, 14 Desember 2017

Puasa Senin Kamis Beserta Manfaatnya | Amalan LDII

Puasa adalah salah satu jenis ibadah yang sangat dianjurkan dala agama islam. Nabi SAW mengajarkan umatnya untuk berpuasa. Dalam Hal ini, secara umum, puasa dibagi menjadi dua, yakni puasa wajib dan juga puasa sunnah. Contoh puasa wajib yang harus dijalankan adalah puasa Ramadhan. Puasa sunnah memiliki macam yang lebih banyak. Salah satu puasa sunnah yang cukup dianjurkan adalah puasa senin kamis. Keutamaan Puasa Senin kamis dan Manfaatnya mengenai puasa ini, Aisyah RA berkata,: " Adalah nabi SAW memperbanyak puasa pada hari senin dan kamis," (HR. Al-Tirmidzi, Al-Nasai, dan Ibnu Majah. Hadist ini disahkan Al-Albani)

Dari Hadist tersebut, kita bisa melihat bahwa senin dan kamis adalah salah satu waktu favorit Nabi SAW untuk Berpuasa. Lantas, apa saja Keutamaan yang dimiliki oleh puasa senin kamis ? Simak beberapa penjelasan dibawah Ini.

manfaat puasa senin kamis


Keutamaan Pusa Senin Kami dan Manfaatnya


Ada beberapa keutamaan puasa senin kamis yang sebaiknya anda ketahui. Dengan Megetahui beberapa keutamaan yang ada, akan ada lecutan semangat menjalankan puasa sunnah yang satu ini. Adapun keutamaan puasa hari senin dan kamis yang pertama adalah waktu tersebut merupakan saat dimana pintu-pintu surga dibuka. Jadi Puasa Senin Kamis Juga merupakan Amalan andalan Dalam Islam.

Dalam Hal ini, Rasululloh bersabda, yang artinya, "Pintu-pintu surga dibuka pada hari senin dan kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, "Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai." (HR. Musllim)

Dari Hadist ini kita bisa bisa mengetahui bahwa menyambut hari dibukanya pintu-pintu surga merupaka salah satu hal utama yang sebaiknya dilakukan oleh mereka yang beragama Islam. Keutamaan puasa dihari senin dan kamis yang kedua adalah hari senin dan kamis merupkana waktu dimana amal diangkat dan juga diperiksa dihadapan Allah SWT. Dalam Hal ini, Nabi SAW bersabda, "amal-amal manusia diperiksa dihadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu'ah) dua kali, yaitu pada hari senin dan kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan.." (HR.Muslim)

Dari Hadist Tersebut, tampak jelas bahwa puasa senin kamis adalah salah satu puasa sunnah yang utama dimana merupakan waktu khusus terkait pencatatan amal dan Nabi SAW lebih menyukai dihitung amalnya dalam keadaan berpuasa.

Manfaat Puasa Hari Senin dan Kamis


Dari beberapa penjelasan diatas, kita bisa melihat beberapa keutamaan dari puasa senin kamis yang dapat menjadi pelecut bagi kita untuk bisa mendapatkan tambahan pahala dari puasa sunnah. Selain beberapa keutamaan, kita juga akan membahas manfaat dari puasa sunnah tersebut. Apa saja manfaat dari puasa ini?

Manfaat pertama dari puasa Senin Kamis adalah puasa ini dapat menjadi perisai dari kejiwaan seorang Hamba. Dengan Rajin berpuasa, maka seorang hamba akan cenderung lebih mudah untuk bersabar, menjaga diri, meredam hawa nafsu dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain itu, salah satu sebab kenapa Nabi SAW sangat menyukai puasa sunnah, khususnya puasa hari senin dan kamis adalaha untuk melatih kedisiplinan. Dalam hal ini, dengan melakukan puasa sunnah maka seorang hamba akan menjadi lebih berdisiplin dalan segala halkarena ia akan mawas diri dan merasa diawasi ketika melakukan sesuatu. Dengan segala hal utama yang ada, puasa senin kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Oleh karena itu, kiranya sobat cahaya Islam dapat memanfaatkan waktu senin dan kamis untuk menjalankan ibadah puasa.

Sholat Dhuha dan Keutamaanya | Amalan LDII


Sholat dhuha, amalan LDII


Sholat sunnah Dhuha dikerjakan pada waktu pagi mulai dari terbitnya matahari (Beranjak kurang lebih 1 meter dari tempat terbitnya) sampai pada saat tergelincirnya matahari. Sholat sunnah Dhuha dikerjakan boleh 2 rokaat 4 rokaat 8 rokaat dan paling banyak 12 rokaat. Dengan melakukan Amalan ini kontinyu (berkelanjutan) maka sesorang tersebut dapat merasakan keutamaan dan Manfaat dari sholat Dhuha

Jangan Hanya berpatok pada sesuatu yang Wajib saja, Manusia harus tetap menambah Amalannya agar Derajatnya disurga semakin tinggi. Selain melakukan Ibadah sholat Wajib Dengan BENAR kita juga dianjurakan nabi untuk melakukan Sholat sunnah, Salah Satunya Dengan Sholat Dhuha .Berikut 6 rahasia dan keutamaan yang tersimpan  dalam Sholat Dhuha.



6 Rahasia dan keutamaan Sholat Dhuha


Rahasia dan keutamaan sholat Dhuha, Sholat dhuha merupakan salah satu diantara sholat-sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rosululloh SAW. Banyak sekali penjelasan hadits yang telah menyebutkan berbgai keutamaan dan keistimewaan sholat dhuha bagi siapa saja yang melaksanakannya. Berikut ini adaalha beberapa hadist Rosululloh Muhammad SAW yang menceritakan tentang keutamaan Sholat Dhuha, diantaranya :

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh Manusia
Dari Abu Dzar al- Ghifari ra, ia berkata bahwa nabi Muhammad SAW bersabda :

"Disetiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanalloh) adalah sedekah , setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahailalloh) adalah sedekah, setiap takbir (Allohhu Akbar) adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungaran adalah sedekah. dan dua rakaat dhuha diberi pahala" (HR Muslim)

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdulloh bin Amr bin Ash Radhiyallahu anhuma , ia berkata:

Rosululloh saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: " perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali".

Merka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali( karena dekat jaraknya).

Lalu Rosululloh saw berkata: " Maukah kalian aku tunjukan kepada tujuan paling dekat dari mereka (Musuh yang akan diperangi), paling banyak Ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?"

Mereka menjawab "ya!"

Rosul saw berkata lagi:

"Barangsiapa yang berwudhu kemudian masuk kedalam masjid untuk melakukan sholat dhuha, dia lah yang paling dekat tujuannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya" (Shahih al-Targhb:666)

3. Sebuah Rumah di Surga


Bagi yang rajin mengerjakan sholat dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah didalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah Hadist Nabi Muhammad saw: "Barangsiapa yang sholat dhuha sebanyak empat rokaat dan empat rokaat sebelumnya, maka ia kan dibangunkan sebuah rumah disurga." (Shahih al-jami" :634)

4. Memperoleh Ganjaran di sore hari

 Dari Abu Darda" ra, ia berkata bahwa rosululoh saw berkata"

Allah ta'ala berfirman : " Wahai anak adam, sholatlah untukku empat rokaat dari awal hari, maka aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya" (Shahih al-jami : 4339)

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan : "innallaa azza wa jalla yaqulu : Yabna adam akhfini awwala al-naha bi arbai rakaat ukhfika binina akhrira yaumika"
(Sesungguhnya Alloh Azaa wa jalla berfirman : "wahai anak adam cukuplah bagiku empat rokaat di awal hari maka aku akan mencukupimu di sore harimu".

5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasululloh saw bersabda:

"Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan sholat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan sholat dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah...." (Shahih al-Targhib : 673).

Dalam sebuah hadist yag lain disebutkan bahwa nabi saw Bersabda :

" Barangsiapa yang mengerjakan sholat fajar (subuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Alloh hingga terbit matahari, lalu ia sholat dua rokaat (dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna..." (Shohih al-jami : 6346).

6. Ampunan Dosa

:"Siapa pun yang melaksanakan sholat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Alloh, sekalipun dosa itu sebanya buih lautan." (HR Tirmidzi).

Sholat Dhuha merupakan Amalan Andalan yang sangat dianjurakan oleh Rosulullah karena cara dan syaratnya yang tidak sulit namun Ganjaran yang dijanjikan Allah begitu besar, maka banyak sekali yang menjadikan Sholat Dhuha sebagai rutinitas Sehari-hari. Namun jangan sampai kita salah niat, yaitu hanya ingin mendapatkan keuntungan dari sholatnya saja namu melupakan tujuan utama dilupakan yaitu ingin mendapatkan Rdhonya Alloh. Yang belum Mencoba, belum terlambat jangan sampai kita melewatkan kesempatan emas ini. Selamat Mencoba.









Selasa, 12 Desember 2017

Sholat TAUBAT Pelebur Dosa-dosa

Sholat TAUBAT Pelebur Dosa-dosa

Selain untuk meningkatkan amal ibadah dengan banter, ramadhan adalah momen yang tepat untuk melaksanakan taubat mohon ampunan kepada Alloh atas dosa dan perbuatan jelek agar terhindar dari siksa neraka.Ini merupakan amalan yang paling ampuh untuk melebur dosa-dosa. Salah satu syariat islam untuk menghapuskan dosa-dosa orang beriman adalah dengan melaksanakan taubat Nasuha. sesuai dengan seruan ALLOH dalam surat At-Tahrim ayat 8  : "Wahai orang-orang beriman bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat nashuha …*

[Surah At-Tahrim (66) ayat 8]

Sebagaimana disontohkan dalam Hadist Sunan Ibnu Majjah No. 2549 Bab Haddizzina Kitabu Hudud, ada tata cara pelaksanaan taubat dalam Islam yang Harus dilaksanakan oleh setiap muslim bila telah melakukan kesalahan atau pelanggaran agama, Yaitu ;

1. Datang menghadap kepada Rosululloh untuk mengakui kesalahannya dengan sejujur-jujurnya
2. Kesanggupan untuk membayar kafaroh

Dalam kasus Hadist tersebut, seorang laki-laki menghadap Nabi mengakui anaknya yang perjaka telah melakukan zina dengan majikan perempuannya dan laki-laki tersebut bersedia membayar kafaroh berupa seratus ekor kambing dan seorang pembantu. Namun sayang kafaroh sang ayah ditolak oleh nabi karena kafaroh pelanggaran had zina bagi seorang yang belum menikah adalah dijilid (dicambuk) 100 kali sedangkan majikan perempuannya harus diranjam.

Untuk dosa-dosa atu pelanggran-pelanggaran yang tidak ada hadnya, kafaroh bisa berupa tmbahan amal ibadah seperti: sholat tahajud, puasa, banyak membaca dzikir, dan lain-lain. Kafaroh adalah amal baik yang diharapkan pahalanya dapat mengimbangi / melebur / mensucikan kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh Hamba ALLOH. Membayar shodaqoh sejumlah uang tertentu juga dapat menjadi kafaroh pelebur dosa, sesuai dengan sabda nabi yang tertulis dalam Hadist Shohih Bukhori No. 3586 Kitabul Manaqib.

...Dari Hudzaifah dari Rosululloh SAW beliau bersabda: " Fitnah seseorang dalam urusan keluarganya, anaknya dan tetangganya akan menghapus pada kesemuanya sholat, shodaqoh dan kebaikan". Sulaiman berkata: " Sungguh beliau mengatakan: "Sholat, Shodakoh. amar ma'ruf dan nahi mungkar".

Ada 4 syarat Untuk melaksanakan Taubat Nasuha, taubat yang diterima oleh ALLOH, yaitu:


1. Mengakui kesalahannya
2. Menunaikan / Membayar kafarohnya
3. Mereasa menyesal dan berkomitmen tidak akan mengulangi lagi kesalahannya tersebut.
4. Mohom pengampunan Kepada Alloh dengan mengucapkan Istighfar.

Semoga setelah melakukan beberapa syarat dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, Insyaalloh semua dosa kita akan diampuni. Tidak ada kata terlambat untuk mengakui keslahan dan bertobat kepada Alloh. Semua manusia pernah melakukan keslahan, namun sepandai-pandainya umat Alloh, yaitu orang yang bisa mengkoreksi dirinya sendiri, dan mengerti kesalahan apa  yang telah mereka pebuat. Masih banyak lagi hal-hal menarik mengenai LDII BACA SAJA Disini

semoga bermanfaat.

Selasa, 05 Desember 2017

Macam-macam Pengajian Didalam LDII



PENGJIAN LDII
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengadakan pengajian Al-Quran dan Al-Hadist dengan rutinitas. Umumnya pengajian diadakan 2-3 kali seminggu. LDII mempunyai program pembinaan caberawit (usia prasekolah sampai SD) yang terkoordinasi diseluruh masjid LDII. Selain pengajian umum, juga ada pengajian khusus remaja dan pemuda, pengajian khusus ibu-ibu, dan bahkan pengajian khusus Manula/Lanjut Usia. Pada musim liburan sering diadakan kegiatan pengkhataman Al-Quran dan hadist selama beberapa hari yang biasa diikuti anak-anak warga LDII dan Non LDII untuk mengisi waktu liburan mereka. Dalam pengajian LDII ini pula diberi pemahaman kepada peserta didik tentang bagaimana pentingnya dan pahalanya orang yang mau belajar dan mengamalkan Al-Quran dan Hadist dalam keseharian mereka.

LDII mengadakan berbagai forum tipe pengajian berdasarkan kelompok usia dan gender antara lain:


1. Pengajian kelompok tingkat PAC

pengajian ini diadakan rutin 2-3 kali dalam seminggu di masjid-masjid, musholla-musholla atau surau-surau yang ada hampir disetiap desa di Indonesia. Materi pengjian ditingkat kelompok ini yaitu Al-Quran (bacaan, terjemahan, dan keteranagn), hadist-hadist himpunan dan nasihat agama. Dalam forum ini pula jamaah LDII diajari hafalan-hafalan doa, dalil-dalil Al-Quran, Al-Hadist dan hafalan surat-surat pendek Al-Quran. Dalam forum pengajian kelompok tingkat PAC ini jamaah juga dikoreksi amalan ibadahnya seperti praktek berwudhu dan sholat.

2. Pengajian Caberawit

Pengembangan mental agama dan akhlaku karimah jamaah dimulai sejak usia dini. Masa kanak-kanak merupakan pndasi utama dalam pembentukan keimanan dan akhlak umat, sebab pada usia dini seorang anak mudah dibentuk dan diarahkan. Pengajian Caberawit diadakan setiap hari disetiap kelompok pengajian LDII dengan materi antara lain bacaan iqro, menulis pegon, hafalan doa-doa dan surat-surat pendek Al-Quran. Forum Pengajian Caberawit juga diselingi dengan rekreasi dan bermain.

3. Pengajian Muda-Mudi

Muda-Mudi atau usia remaja perlu mendapat perhatian khusus dalam pembinaan mental agama. pada usia ini pola pikir anak mulai berkembang dan pengaruh negatif dari lingkungan semakin kuat. Karena itu pada masa ini perlu menjada dan membentengi para remaja dengan kefahaman agama yang memadai agar generasi muda LDII tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat, dosa-dosa dan pelanggaran agama yang dapat merugikan masa depan mereka.Selain itu khusus putri ada kegiatan khusus yaitu pengjian keputrian, yang mana pengajian ini membuat seorang wanita mengerti dan sadar bahwa menjaga aurot merupakan hal yang terpenting.
Pembinaan generasi muda dalam LDII setidaknya memiliki 3 sasaran yaitu:

  1. Menjadikan generasi muda yang sholeh, alim (banyak ilmunya) dan fakih dalam beribadah.
  2. Menjadikan generasi  muda yang berakhlakul karimah (berbudi pekerti luhur), berwatak jujur, amanah, sopan dan hormat kepada orang tua dan orang lain.
  3. Menjadikan generasi muda yang tertib, disiplin, terampil dalam bekerja dan bisa hidup mandiri.

4. Pengajian Wanita/Ibu-ibu

Para wanita, ib-ibu dan remaja perlu diberi wadah khusus dalam pembinaan keimanan dan peningkatan kepahaman agama, mengingat kebanyakan penghuni neraka adalah kaum wanita.Selain itu banyak persoalan khusus dalam agama islam menyangkut peran wanita dan para ibu. Haid Kehamilan, nifas, bersuci (menjaga najis), mendidik dan membina anak, melayani dan mengelola keluarga merupakan persoalan khusus wanita dan ibu-ibu LDII juga memberkan pengetahuan dan keterampilan praktis tentang keputrian yang berguna untuk bekal hidup sehari-hari dan menunjang penghasilan keluarga.

5. Pengajian Lansia
Para Lansia perlu mendapatkan perhatian khusus mengingat pada usia senja diharapkan umat muslim lebih mendekatkan diri kepada Alloh sebagai persiapan menghadap kepada illahi dalam keadaan khusnul Khotimah.

6. Pengjian Umum
Pengajian umum merupakan forum gabungan antara beberapa jamaah PAC dan PC LDII. Pengajian ini juga merupakan wadah silaturahmi antar jamahh LDII untuk membina kerukunan dan kekompakan antar jamahh.

Itulah macam-macam pengjian yang ada didalam LDII, Semua pengajian LDII bersifat terbuka untuk umum, siapapun boleh datang mengikuti setiap pengjian sesuai dengan jadwal yang tela ditentukan. Dan kami berharap kami tidak akan mendengar bahwa LDII merupakan aliran sesat atau apalah. Karena semua kegiatan LDII merupakan kegiatan yang terbuka untuk siapapun, dan kami menerima siapapun untuk belajar ilmu agama bersama LDII.