Minggu, 17 Desember 2017

Tata Cara Berwudhu yang Benar | Amalan LDII

Salah satu syarat bagi jamaah sebelum tawaf di baitullah adalah wudhu. Seorang Muslim yang tawaf harus suci dari hadas kecil dan hadas besar. Apabila dalam pertengahan tawaf wudhunya batal maka ia harus wudhu kembali kemudian melanjutkan putaran tawaf yang tersisa, tidak perlu mengulangi dari awal. Tawaf saat haji  adalah berjalan berlawanan arah jarum jam mengelilingi ka'bah 7 kali di akhiri dengan sholat 2 rokaat dibelakang Makam Ibrahim (Bukan kuburan tetapi tempat pijakan kaki Nabi Ibdrahim)





Wajibnya wudhu sebelum tawaf bisa dikaji dalam Hadist Shohih Bukhariversi cetak ada dihalaman 548. Kandungan lain dari hadist tersebut bahwa Rosulullah SAW dan juga para sahabat ketika datang atau sampai di kota Mekkah yang pertama kali dilakukan adalah Tawaf di Baitullah. Jadi tawaf di Ka'bah adalah ibadah sunnah yang bisa dilaksanakan kapan pun. Suci adalah syarat sahnya sholat seseorang tidak dikatakan sholat bila tidak suci badan dan tempatnya. Salah satu cara mensucikan diri adalah dengan berwudhu, Walau demikian seorang muslim tidak harus berwudhu setiap akan sholat. Sekali wudhu bisa digunakan untuk beberapa kali sebelum batal.

Wudhu adalah bersuci dengan menggunakan air putih yang suci, bisa ; air sumur, air sungai, air hujan, dan sebagainya. Bejana air untuk berwudhu bisa berupa wadah seperti panci, rantang dan sejenisnya, bisa bak mandi atau bisa juga air yang mengalir dari kran. Tata cara berwudhu yang benar menurut tuntunan Nabi SAW sebagaimna diriwayatkat oleh sahabat Abdullah  bin Zaid adalah sebagai berikut:
  1. Membaca Basmallah
  2. Membasuh telapak tangan
  3. Berkumur dan menghisap air kehidung kemudian disemprotkan
  4. Membasuh wajah
  5. Membasuh Kedua tangan sampai sikut
  6. Mengusap kepala / rambut dengan telapak tangan. Telapak tangan diusapkan berjalan mulai dahi sampai tengkuk dan kembali ke dahi.
  7. Membasuh kedua kaki
  8. Membaca doa setelah berwudhu 

Jumlah mengusap atau membasuh anggota badan bisa satu kali, dua kali, atau tiga kali.

...Ayahnya Amru bin Yahya meriwayatkan: Pamanku adalah orang yang memperbanyak berwudhu maka ia bertanya pada Abdullah bin zaid : Kabarkanlah saya bagaimana engkau melihat wudhunya Nabi saw.
Maka Abdullah minta wadah air Abdullah menuangkan air di tangannya dan membasuh kedua tangannya tiga kali.

Kemudian memasukan kedua tangannya dalam wadah maka ia berkumur dan menghisap air kehidung dan tiga kali, dari satu kali cawukan air.
Kemudian memasukan tangannya dalam wadah dan mencawuk air, maka membasuh wajahnya tiga kali.

Kemudian ia membasuh kedua tangannya sampai sikut dua kali-dua kali kemudian mengambil air dengan tangannya, maka mengusap kepalanya, maka memundurkan sampai tengkuk dan mengembalikan sampai dahi.
Kemudian membasuh kedua kakinya.
Maka Abdullah bin Zaid berkata : "Demikian inilah saya melihat Nabi saw berwudhu"

Kefadholan Membaca Al-Quran | Amalan LDII

kefadholan membaca alquran
Membaca adalah aktivitas rutin manusia jaman Modern. Membaca merupakan bagian dari upaya untuk menambah wawasan dan memperkaya diri dengan ilmu. Membaca berita di media koran, tabloid atau internet merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan umat jaman sekarang. Namun sebagai Muslim sudah seberapa banyakkah kita membaca Al-Quran? Apakah kita sudah rutin membaca  Kitab suci umat Islam itu setiap hari? Berapa kalu dalam setahun kita Khatam baca Kitabillah?

Membaca Al-Quran bukan sekedar untuk hiburan atau selingan ditengah rutinitas hidup namun membaca Kitab Allah itu memberikan kefadholan-kefadholan yang luar biasa karena Al-Quran adalah kitab kumpulan wahyu Allah yang diturunkan kepada Rasulnya, Nabi Muhammad SAW. Orang-orang yang tidak pernah membaca atau mengkaji Kitabillah itu tergolong orang yang lalai.

Di dalam Al-Quran mengandung petunjuk jalan hidup dan berbagai peringatan bagi umat manusia. Al-Quran mengabarkan bagi orang-orang beriman yang mau beramalh sholih baginya disediakan pahala yang besar berupa surga. Al-Quran juga sebagai obat dan rahmat bagi orang-orang beriman. Sesuai dengan sabda Nabi yang tertulis dalam Hadist Sunan Tirmidzi No. 2910 Abwabu Fadil Quran, barang siapa membaca kitabillah setiap satu huruf diberi pahala sepulu kebaikan. Dan jangan lupa sebelum membaca Quran Karim untuk membaca Ta'awuz, mohon perlindungan kepada Allah dari Godaan syetan yang terkutuk.

"Orang-orang yang mahir membaca Quran bersama kafilah yang mulia dan bagus, sedangkan orang yang membaca Quran dengan gagap dan berat baginya dua pahala", demikian sabda Nabi SAW dalam Hadist Ibnu Majjah No 3776 Kitabul Adab. Jadi membaca Quran baik lancar maupun masih belajar kdeuanya mendapatkan kemuliaan dari Allah.

Rosulullah saw menggambarkan Al-Quran seperti unta yang diikat. Apabila pemilik unta menjaga tali unta maka unta itu akan tetap padanya, namun jika pemiliknya lalai (Mengendurkan talinya) maka unta itu akan pergi. Muslim yang rutin membaca Al-Quran maka hikmah Quran akan tetap melekat padanya namun jika ia jarang membaca Al-Quran maka Quran itu akan lepas dari dirinya. Jadikanlah Membaca Al-Quran menjadi amalan andalan yang sangat berguna.







Pengertian Haji, Umrah Serta Tata Cara amalannya

Ibadah haji adalah rangkaian amalan yang terdiri dari Umrah (tawaf di baitullah dan sa'i Shofa Marwa), dan Haji (Wukuf di padang arafah pada 9 Dhil Hijjah, melempar Jumrah Aqobah di Mina pada 10 Dhul Hijjah dan Tawaf Ifadoh). Seorang Muslim yang berhaji juga wajib mengerjakan umrah. Haji Tamatu' adalah haji yang  umrahnya dilaksanakan pada bulan haji (Tanggal 1 syawah sampai menjelang pelaksanaan haji 9-10 dhulhijjah) namun umrahnya dipisah dengan haji. Setelah selesai umrah, cukur gundul/ menggunting rambutkepala, dan lukar. selain itu semua larangan ihram sudah halal termasuk boleh menjima' istri.

Sambil menunggu pelaksanaan ihram haji pada bulan haji tahun itu juga, jamaah boleh beraktifitas bebas, bersenang-senang, seperti; Memakai minyak wangi atau berhubungan badan suami istri. Tamatu' berarti "bersenang-senang". Miqat ihram haji tamatu' mengikuti miqat ahli mekkah yaitu dari pondokkan masing-masing.

Haji Tamatu' adalah kategori ibadah haji yang banyak dilakukan ileh jamaah indoesia. Jamaah yang melaksanakan haji tamatu' dikenakan dam berupa seekor kambing, atau seekor sapi atau seekor unta atau sejenisnya. Apabila tidak bsa mewujudkan hadiah / dam maka bisa diganti dengan puasa 10 hari, 3 hari dikerjakan dalam haji dan 7 hari setelah pulang ketanah air.

Pekerjaan di Muzdalifah:

pengertian umrah dan haji

 

  1. Sholat Maghrib dan Isya qoshor jama' ta'khir.
  2. Mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah di mina besok harinya.
  3. Bermalam / mabit
  4. Sholat subuh lalu berhenti sebentar untuk berdoa sampai agak terang
  5. Pagi hari sebelum matahari terbit meninggalkan Muzdalifah berangkat menuju mina dengan terus-menerus.

Amalan di Mina:

pengertian haji dan umrah

1. Pada waktu dhuha melempar jumrah aqobah tanggal 10 dhulhijjah.

Tata cara melempar jumroh sebagai berikut:

  • Arah Baitullah disebelah kiri dan Mina (tempat Mabit) disebelah kanan
  • Melempar tugu jamarat sampai kena sebanyak 7 kali, Lemparan yang meleset / tidak kena tidak dihitung
  • Membaca takbir pada saat akan melempar atau bersamaan dengan kerikil yang dilemparkan atau sesudah batu mengenai tugu jamarat 
2. Menyembelih Hadiah (onta). Menyembelih onta wajib bagi jamaah yang melaksanakn haji Qiran.
3. Cukur Gundul / Menggunting rambut kepala
4. Lukar dan semua larangan ihram sudah halal kecuali menjima' istri
5. Mengerjakan Tawaf Ifadah di Baitullah dilanjutkan dengan sai Safa Marwah
6. Pada malam tanggal 11,12,dan 13 dhulhijjah bermalam / mabit di mina dan siang harinya mulai matahari condong kebarat sampai sebelum terbenam, melempar jumroh Ula-Wushto-Aqobah. Bagi jamaah yang nafar awal amalan mabit di Mina dan melempar 3 Jumrah cukup sampai tanggal 12 Dhulhijjah. Sebelum matahari terbenam harus sudah meninggalkan Mina.
7. Menjelang pulang mengerjakan tawaf Wada' (tawaf perpisahan)

Amalan Ini adalah puncak dari sempurna nya amalan kita, dengan bertemu kerumah Allah dan mendekatkan diri ke sang Penguasa akan membuat kita sadar bahwa hidup didunia ini hanya sementara, sedangkan kehidupan yang menant kita itulah kehidupan yang kekal dan abadi.



Hal-hal yang Dilarang Saat Ziarah

hal-hal yang dilarang saat ziarah
Rosulullah SAW mensunahkan ziarah / mengunjungi kubur Hadist Ibnu Majjah No. 1572 Kitabu Janaiz mengisahkan Nabi Muhammad pernah Berziarah kemakam ibunda beliau. Saat ziarah itu Rosululla menangis diikuti oleh para sahabat disekelilingnya karena Allah Ta'ala mengizinkan Rasulullah berziarah ke makam ibundanya namun melarang memohonkan ampunan karena ibu beliau meninggal dalamkeadaan jahiliyah. Itulah mengapa Mengaji sangat penting bagi seluruh umat Islam, karena Allah / Nabi tidak ingin hamba dan umatnya melakukan kesalahan karena tidak mengerti ilmu apa yang sedang ia pelajari.

Hadist Tersebut Mengandung Makna :

  1. Sebagaimana dicontohkan oleh Rosulullah, Ziarah kubur bisa dilakukan ke makam keluarga sendiri baik yang beriman maupun yang mati keadaan kafir, tidak harus ke makam wali-wali, syekh,syekh, tokoh-tokoh tertentu atau makam-makam yang dikeramatkan.
  2. Kaum Muslimin agar mendoakan orang kafir atau orang musrik yang sudah mati, sekalipun itu keluarga sendiri.
  3. Tujuan ziarah kubur adalah semata-mata agar kaum Muslimin ingat kematian dan selalu ingat akan kehidupan akhirat setelah mati.
  4. Ziarah kubur tidak dibenarkan dengan niat mencari berkah, syafaat atau mendapatkan manfaat atau kemuliaan dari si mayit.
  5. Tidak disunnahkan berziarah kubur pada hari-hari tertentu itu memiliki kefadhlan dibanding hari lain dan juga tidak dibenarkan menabur kembang (nyekar) atau berbagi ritual lainnya saat berziarah kubur.

Disunnahkan jika seseorang melewati kuburan maka dia supaya mengucapkan salam, kita juga dianjurkan untuk mendoakan almarhum. Kalau tidak mengerti bahasa arab, kita bisa memakai bahasa Indonesia. Begitu masuk ke kompleks, maka kita dianjurkan untuk membaca doa-doa tersebut, jika tidak hhafal ada doa pendek yang mudah diucapkan yaitu " Assalamualaikum ya ahlal kubur". Ketika telah sampai paada kuburan tersebut untuk berdoa mohonkan ampun bagi almarhum lalu pulang.

Dikalangan Umat Islam Indonesia, ada pula yang berziarah kubur dengan diisi pembacaan surat yasiin, penaburan bunga, dan penyiraman air mawar. Ini tidak dicontohkan. Pada dasarnya, anjuran untuk membaca surat yasiin diajukan untuk orang yang sedang sekarat. Dalam Hadist yang diriwayatkan oleh imam Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi disebutkan kalimat "iqro'u alaa muataqum yasiin " yang artinya Bacakan kepada orang yang sedang sekarat itu dengan yasiin. Jadi, surat yasiin bukan dibacakan kepada rang yang sudah meninggal tapi kepada yang sedang menghadapi sakaratul maut.

Jadi, ziarah dengan menyiramkan air mawar, menaburkan bunga, dan membacakan surat yasiin tidak pernah dicontohkan oleh Rosulullah SAW. Terlebih apbila pembacaan surat yasiin tersebut dibacakan oleh orang lain (tentu saj) dengan imbalan sejumlah uang. Ya, saya pernah menemui praktek tersebut. Segeombolan anak-anak pernah menawarkan membacakan surat yasiin (untuk ahli kubur yan saya ziarahi) kepada saya dengan imbalan Rp. 50.000 sampai Rp.100.000 sekali lagi tegaskan bahwa hal tersebut tidak dicontohkan oleh rosul dan kita jangan ragu untuk meninggalkannya apabila sudah terlanjur pernah melakukannya.

Kita Umat manusia dilarang oleh nabi untuk melakukan suatu amalan yang belum diketahui pasti dan bahkan tidak ada tuntunannya didalam Al-Quran maupun Al-Hadist. Amalan-amalan Ibadah yang benar adalah sebuah amalan yang diperintah langsung oleh Allah dan juga melalui perilaku atau praktek yang dikerjakan oleh Rosulullah SAW.

Jumat, 15 Desember 2017

Pentingnya Mengaji Muda-mudi Untuk Generasi Muda

LDII [Lembaga Dakwah Islam Indonesia] menaruh perhatian sungguh-sungguh daam pembinaan Generasi Muda. Salah satu sarana dalam usaha pembinaan generasi penerus LDII adalah pengajian Quran dan Hadist semalam Suntuk. Pengajian Muda-mudi LDII Semalam Suntuk meurpakan program rutin yang diselenggarakan setiap bulan diseluruh cabang LDII sisetiap kita Indonesia. Pada bulan Desember 2016 ini pengajian Muda-mudi LDII semalam suntuk di kabupaten Jombang dilaksanakan tepat malam tahun baru Desember 2016-1 Januari 2017.





Secara umum pengajian Muda-Mudi semalam suntuk dimalam tahu baru 2016 unu bertujuan:


1. Mencegah Para muda-mudi LDII dari perbuatan pelanggaran, kemaksiatan, dan doa-dosa pada malam tahun baru, seperti ;hura-hura, kebut-kebutan dijalan, perkelahian massal / tawuran, minum-minuman keras, mabuk-mabukan, narkoba, sex bebas dab berbagai kegiatan sia-sia lainnya.
2. Membina dan meningkatkan kefahaman generasi muda LDII terhadap ilmu Quran Hadist sehingga meningkat pula keimanan, ketaqwaan dan pengalaman agama mereka.
3. Menuntut ilmu Quran Hadist adalah kewajiban bagi setiap orang Islam.

Setelah sholat Isa acara dimulai dengan pengajian Quran; bacaan, terjemahan dan keterangan / tafsir. Kemudian dilanjutkan dengn pengajian Hadist himpunan dan nasehat agama. Muda-mudi LDII dengan penuh perhatian mengukuti pengajian Quran Hadist dan Nasehat agama .

Atraksi Hiburan


Untuk menghilangkan rasa jenuh, pengajian Quran Hadist semalam suntuk ini diselingi dengan berbagai acara atraksi hiburan yang menarik seperti ; Drama religi, lawak dan pencak silat. Setelah atraksi selesai para muda-mudi dipersilahkan untuk beristirahat malam. Pada tengah malam hari tahun 2017 para pemuda ABG LDII istirahat tidur di Masjid Antiq Gadingmangu dilingkungan pondok pesantren LDII Gadingmangu, setelah sholat subuh 1 januari 2017 di Masjid Antiq  acar pengajian semalam suntuk ditutup dengan Nasehat agama.

Untuk membentuk perilaku anak sholih yang diidamkan setiap orangtua tercapai. Terutama bisa menjadikan muda-mudi LDII menjadi pemuda yang berakhlaku karimah, berbudi yang luhur, maka pembinaan pada muda-mudi LDII. Pembinaan tersebut dilakukan pada tiap tingkatan PAC diseluruh Indonesia Dimulai dengan kegiatan Muda-mudi tingkat PAC, Gabungan beberapa PAC sampai pembinaan pengajian tingkat kabupaten. Materi yang diajarkan adalah pengajian Al-Quran beserta makna dan keterangan, pengajian himpunan hadist yang diambil dari hadist-hadist Bukhori Muslim Tirmidzi, dll.

Untuk pengajian tingkat PAC dilakukan pada setelah sholat maghrib atau isya, disesuaikan dengan waktu yang ada di PAC masing-masing . Pengajian muda-mudi di Masji Antiq Gadingmangu dilaksanakan setiap hari, Bisa diikuti oleh semua muda-mudi yang bukan warga LDII. "Pengajian Kami terbuka untuk siapa saja", Silahkan datang dan mengikuti pengajian kami di Masji Antiq .

Pengertian dan Macam-macam Shodaqoh | Amalan LDII

pengertian dan macam sodaqoh


Secara umum shodaqoh memiliki pengertian menginfakkan harta dijalan Allah SWT. Baik ditujukan kepada fakir miskin, kerabat, keluarga . maupun untuk kepentingan jihad Fisabilillah. Maka memberikan harta untuk hal tertentu dijalan Allah SWT sebagaimana yang terdapat dalam banya ayat-ayat Al-Quran. Diantaranya adalah Al-Baqaroh (2) : 264 dan At-Taubah (9): 60.
Kedua ayat diatas menggambarakan bahwa shodaqoh memiliki makna mendermakan uang dijalan Allah SWT bahkan pada ayat yang kedua, shodaqoh secara Khusus adalah bermakna zakat. Bahkan banyak sekali ayat maupun hadist yang berbicara tentang zakat, namun diungkapkan dengan istilah Shodaqoh. Secara Bahasa, shodaqoh berasal dari kata shidiq yang berarti benar. Dan menurut Al-Qadhi Abu Bakar bin Arabi, benar disini adalah benar dalam hubungan dengan sejalannya perbuatan dan ucapan serta keyakinan. Antara zakat, infaq, shodaqoh memiliki pengertian dalam kitab-kitab fikih.

Infaq memiliki arti yang lebih luas dari zakat, yaitu mengeluarkan atau menginfakan uang. Infak ada yang wajib, sunnah dan mubah. Infak wajib antarnya adalah zakat, kafaroh, infak untuk keluarga dan sebagainya. Infak sunnah adalah infak yang sangat dianjurkan untuk melaksanakannya namun tidak menjadi kewajiban, seperti infak untuk dakwah, pembangunan masjid dan sebagainya.

Rosulullah mengisyaratkan banyaknya orang yang menumpuk harta didunia namun miskin di akhirat. Kecuali sedikit orang yang senang shodaqoh dengan hartanya, sebagaimana tertulis dalam hadist shohih Muslim No.33 (94) Kitabu Zakat. Dalam Islam Ada beberapa macam Shodaqoh yang harus ditetapi oleh setiap Muslim sesuai dengan kemampuannya masing-masing. diantaranya antara lain:

1. ZAKAT

Kewajiban zakat berasarkan firman Allah dalam Kita suci Al-Quran surah Al-Baqaroh ayat 43, yang artinya : "Tegaklah sholat dan bayarlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk" . Zakat merupakan salah satu bentuk ibadah madhoh dalam Islam, yang tata cara, syarat dan ketentuannya telah ditetapkan oleh Alloh dan Rosul dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Diantarnya syarat dan ketentuan ibadah zakat adalah:

1.1 Jenis Harta
Jenis harta yang ditetapkan wajib dibayar zakatnya adalah:
  1. Emas dan perak
  2. Ternak Onta, sapi, dan kambing
  3. Hasil Bumi
  4. Omset perdagangan
Selain keempat jenis harta atau sumber harta, seperti ternak kuda, ternak ayam, gaji pegawai/buruh, free, jasa, sewa menyewa, hasil makelaran dan lain sebagainya tidak dikenakan zakat.

1.2 Nisob, masa perputaran, nilai nominal dan amil


Dalam shodaqoh zakat berlaku nisob, yaitu batasan minimun jumlah nominal harta yang dimiliki. Zakat juga dibayarkan setelah harta berputar atau mengedap selama satu tahun dan besarnya nilai harta yang harus disetor juga telah ditetapkan nilainya. Zakat disetor kepada panitia zakat yang disebut amil.

1.3 Penerima Zakat

Ada 8 golongan penerima zakat yang telah ditetapkan oleh Alloh ta'ala dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 60. Penerima zakat tidak boleh menyimpang dari 8 golongan ini.
  1. Fakir, adalah orang yang penghasilannya hanya cukup untuk dimakan sekeluarga sehari-hari namun tidak bisa memenuhi kebutuhan lainnya.
  2. Miskin, adalah orang yang penghasilannya tidak cukup untuk makan sehari-hari atau bahkan tidak memiliki penghasilan.
  3. Amil, adalah orang-orang yang bertugas menghimpun zakat dan membagikannya. Di LDII amil zakat dibentuk setiap menjelang Idhul Fitri sisetiap kelompok pengajian PAC LDII yang ada disetiap desa.
  4. Mualaf, adalah orang yang baru masuk Islam. namun kondisi ekonomi yang cukup biasanya seorang mualaf menolak menerima zakat.
  5. Budak, adalah orang yang mengabdi pada seseorang dan biasanya tidak mendapat imbalan kecuali hanya kebutuhan pokok yaitu makan dan pakaian. Budak hanya ada di negara-negara yang pernah menerapkan sistem perbudakan. Perbudakan didunia modern saat ini dianggap pelanggaran hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Bentuk perbudakan era sekaang anatara lain human traficking (perdagangan manusia), bonded lanor (kerja kontrak), foced labor (Kerja Paksa), dan masih banyak lainnya.
  6. Ghorim, adalah orang yang keberatan / tidak mampu membayar hutangnya. Hutang yang dimaksud adalah hutang karena untuk memenuhi kebutuhan urgen seperti makan dan pengobatan, bukan hutang barang konsumtif.
  7. Fii Sablilillah, adalah lembaga-lembaga yang bertanggungjawab atas urusan agama dan digunakan untuk kelancaran peribadahan umat.
  8. Ibnu Sabil, adalah Musafir yang kehabisan bekal atau orang yang berpergian dan atau sedang dalam perjalanan dan tidak punya uang saku atau bekal.

2. INFAQ

Infaq Fii Sabilillah adalah salah satu bentuk shodaqoh spesifik dalam Islam. infaq dikenakan pada jenis harta atau penghasilan yang tidak wajib zakat, seperti gaji pegawai / buruh, free, jasa, dan perniagaan yang nilainya dibawah Nisob. Berbeda dengan zakat yang terbatas pada jenis harta tertentu dan dibayarka setahun sekai setelah harta tersebut mencapai nisob, infaq wajib dibayarkan setiap orang islam ke Sabilillah sebagian dari penghasilan / rizki yang diperolehnya setiap saat, dari manapun sumbernya dan berapapun besarnya penghasilan itu.

3. PEMBELAAN

Diluar zakat dan infak setiap invidu Muslim wajib membela agama Alloh (Sabilillah) dengan harta dan tenaga. Jenis pemakaian dan besarnya shodakoh pembelaan juga tidak terbatas, tergantung kebutuhan dan kondisi. pembelaan sabilillah bisa bersifat pribadi maupun jamaah. termasuk dalam shodaqoh pembelaan ini antara lain : Membeli perlengkapan ibadah seperti; kitab, pakaian, kendaraan, membangun masjid, madrasah dan sarana ibadah lainnya.

4. DENDA / DAM/ KAFAROH

Denda / dam/ kafaroh merupakan jenis shodaqoh yang dibayarkan ketika seorang Muslim melakukan pelanggaran syariat. Bberapa contoh shodaqoh jeis Ini antara lain:
  • Menjima' Istri saat Puasa Romadhan, Seorang Muslim yang menjima' istrinya saat berpuasa ramadhan tidak hanya bata puasanya namun juga wajib membayar kafaroh memerekakan seorang udak atau berpuasa 2 bulan berturut-turut atau memberi makan kepada orang miskin sebanya 60 orang.
  • Dam / Denda mencukur rambut sebelum tahalul / lukar saat haji atau umroh.

5. SHODAQOH PEMBERIAN

Didalam harta kita terdapat haknya orang lain yang minta maupun tidak minta. Termasuk dalam shodaqoh macam ini adalah memberi kerabat, famili, dan tetangga secara sukarela dan sesuai dengan kebutuhan. Amalan Shodaqoh merupakan amalan yang paling mudah dilakukan, tidak peduli berapa banyak jumlah yang kita keluarkan yang terpenting keikhlasan dalam hati.







Pahala Mengalir Sampai Akhir Zaman Karena Amalan Ini.!

Ada 3 amalan yang apabila seorang itu meninggal maka pahala atas amalannya itu tidak akan terputus (berlanjut sampai kiamat). Allah telah menjanjikan bagi mereka yang senantiasa beriman dan bertaqwa kepadanya sebagai jaminan untuk mencium bau surga dan juga memberkan dosa dan api neraka kepada mereka yang mengkufuri perintahnya. Segala amalan kita didunia akan terputus apabila kita kembali menghadap Allah. Namun terdapat 3 amalan sahaja yang masih diterima Allah sampai kiamat sebagai pahala kita di akhirat nanti meskipun kita sudah meninggal, amalan-amalan tersebut antara lain:

3 amalan jariah

Amal Jariyah


Amal Jariyah menurut bahasa ialah perbuatan yang baik. menurut istilah ulama syara' amal jariyah juga disebut sebagai wakaf yaitu menahan sesuatu yang boleh dimanfaatkan bagi tujuan kemaslahatan serta kekal zatnya segai Taqarub Ilallah (Pendekatan diri terhadap Allah), Hukum melakukannya adalah sunnah. Amal jariyah merupakan amalan yang terpuji disisi Allah anatarnya ialah membangun masjid atau sekolah, mewakafkan kitab-kitab bermanfaat kepada masjid dan lain-lain lagi.

Berikut disenarakan antara fadhilat-fadhilat amal jariyyah bebrbentuk sedeka

  1. Bersedekah merupakan jalan kepada pintu-pintu kebaikan dan menutup pintu-pintu kejahatan.
  2. Ikhlasnya bersedekah dapat meringankan kesusahan seseorang.
  3. Harta orang yang bersedekah tidak akan berkurangan malah akan bertambah.
  4. Dengan bersedekah, kita akan terhindar dari bala dan umur juga diberkati serta menjadi panjang.
  5. Merahasiakan sedekah memadam kemurkaan Allah manakala sedekah secara terang-terangan pendinding api neraka. 
Oleh karena itu, kita diserukan agar melakukan amal jariayah dengan penuh keihklasan karena lainya bukan sahaja memberikan maslahat kepada masyarakatnya. Bahkan pahalanya akan senantiasa mengalir walaupun kita telah meninggal. Maka tidak dirugilah harta yang telah disediakan pada jalan Allah sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Baqaroh, ayat 262, yang bermaksud:

"Orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan tidak menyakiti persaan si penerima, mereka memperoleh pahala disisi tuhan mereka. Tidak ada kekhuatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati".

ILMU YANG BERMANFAAT


Rosulullah SAW bersabda yang artinya " barang siapa yang melalui jalan kearah menuntut ilmu maka Allah mudahkan untuknya jalan ke surga" [HR.Muslim]

Menuntut ilmu amat digalakkan tidak kiralah ilmu pengetahuan itu berbentuk keagamaan maupun saintifik atau ekonomi,. Apa jua ilmu bermafaat yang telah kita pelajari sewajarnya kita aplikasikan dalam kehidupan seharian. Dan amat beruntung lagi jika ilmu sedemikian disebarkan dan diajarkan dengan meluasnya kepada orang  banyak.

Sesungguhnya mereka yang berilmu dan menyembunyikan adalah termasuk daripada orang-orang  yang rugi. hidup mereka cuma setakat mendapat kepuasan diri sendiri dan pahalanya hanya setakat didunia sahaja. Begitu juga mereka yang luas ilmunya akan tetapi kurang mempunyai adab dalam menuntut ilmu seperti melawan guru, bermegah-megah dan merasakan ilmu yang diperolehnya sudah cukup hebat, ilmu yang mereka peroleh hanyalah sia-sia dan tidak mendapat berkat dari Allah, demikian itu, tuntutlah ilmu dengan penuh adab dan rasa rendah diri karena sesungguhnya ilmu itu adalah milik Allah.

Berlainan dengan mereka yang ikhlas memberikan ilmu yang bermanfaat sebagai contoh pensyarah dan gurur. Tidak terbatashanya mengharapkan imbalan gaji yang diterma. generasi ilmuan seperti ini perlulah mempunyai hati yang ikhlas demi mengharap ridho dan berkat dari Allah dalam menjalani kehidupan. Dan ingatlah Allah maha mengetahui apa jua yang kita sembunyikan. Disebabkan nilai keikhlasan amalan seseorang dalam menegerajakan ilmu mereka inila, Allah mengangkat derajat para ilmuan dikalangan para sahabat dan ulama dan menjajikan pahala yang besar kepada kita baik semasa kita hidup ataupun telah meninggal dunia.

DO'A ANAK YANG SHOLEH


Orangtua mempunyai amana yang besar dalam mendidik anak-anak mereka, jika baik tarbiyahnya maka sholehlah anak tersebut namun jika sebaliknya, akan mendatangkan kerugian pada diri mereka sendiri. Di riwayatkan oleh Imam al Bukhori, dari Abu Hurairah, Rosulullah SAW bersabda yang artinya :" setiap anak dilahirkan atas fitrah, maka kedua ibu bapaknya lah yang meyahudikannya a tau menasranikannya tau memajusikannya"

Anak merupakan amanah Allah yang amat bernilai bagi kita, bagi mencorak dan melahirkan generasi yang akan melanjutkan dunia yang penuh pancaroba. Didikan agama yang benar sangat dititik beratkan. Insyaalloh anak yang sholeh, baik budi pekerti dan agamanya bukan hanya menjadi harapan bangsa dan masyarakat Islam Malah itu untuk kepentinganannya kembali kepada orang tuanya itu sendiri, Dengan ini, mereka tidak akan rugi mempunyai anaka yang sholeh dan sholehah karena merekalah yang akan mengirmkan doanya disetiap  harinya untuk orangtuanya